Ahlan wa Sahlan

بسم الله الرّحمن الرّحيم

Dari Ibnu Mas'ud rodhiyallohu 'anhu :
“Sesungguhnya Allah melihat hati hamba-hamba-Nya dan Allah mendapati hati Nabi Muhammad Sholallohu 'alaihi wasallam adalah sebaik-baik hati manusia, maka Allah pilih Nabi Muhammad Sholallohu 'alaihi wasallam sebagai utusan-Nya. Allah memberikan kepadanya risalah kemudian Allah melihat dari seluruh hati hamba-hamba-Nya setelah Nabi-Nya, maka didapati bahwa hati para Shahabat merupakan hati yang paling baik sesudahnya, maka Allah jadikan mereka sebagai pendamping Nabi-Nya yang mereka berperang atas agama-Nya. Apa yang dipandang kaum Muslimin (para Shahabat Rasul) itu baik, maka itu baik pula disisi Allah dan apa yang mereka (para Shahabat Rasul) pandang jelek, maka di sisi Allah itu jelek.”1)

Selamat datang

Muqodimah

amma ba'du,

Barangsiapa yang memperhatikan sejarah manusia, sejarah para Nabi dan Rosul, maka akan ia dapatkan bahwa seseorang pembawa kebenaran membutuhkan teman/sahabat yang dengannya ia tegar menghadapi rintangan dan fitnah yang dilancarkan oleh musuh-musuh dakwahnya, yakni dari pembawa kebathilan….

…..silahkan klik disini untuk membaca lebih lanjut


Siapa itu Sohabat?

Sahaabah adalah bentuk jama' (mejemuk) dari shahib atau shahabi. Dan definisi shahabi adalah orang yang berjumpa dengan Rosulullah Alaihi Sholatu Wassalam dalam keadaan beriman kepadanya, dan mati atas (keyakinan) itu. Imam Bukhari Rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang mendampingi Rosulullah Alaihi Sholatu Wassalam, atau melihatnya dari kalangan kaum muslimin, maka dia dikategorikan Sahabatnya.“….

…..silahkan klik disini untuk membaca lebih lanjut


Tingkat Keutamaan dan Urutan Sahabat

Merupakan hal yang telah diketahui oleh setiap ulama, bahwa sesungguhnya para Sohabat rodhiyallohu 'anhum tidak berada diatas satu tingkat atau level yang sama dalam hal keutamaan. Bahkan sebagian dari mereka memilki segudang keutamaan dan tingkat kedudukan. Sesuai dengan waktu mereka masuk Islam, berhijrah, memberikan perlindungan, pembelaan, serta jihad mereka, dan sesuai dengan amalan yang mereka lakukan terhadap agama dan nabi Sholallohu 'alaihi wasallam.

…..silahkan klik disini untuk membaca lebih lanjut

1) HR. Ahmad (I/379), dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir (no. 3600). Lihat Majma'uz Zawaa-id (I/177-178). Dinukil www.sohabat.org dari Syarah 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah, Yazid bin Abdul Qadir Jawaz, cetakan pertama, tahun 1425H,Pustaka At-Taqwa
awal.txt · terakhir diubah: 2008/02/02 22:20 (external edit)
www.chimeric.de Creative Commons License Valid CSS Driven by DokuWiki do yourself a favour and use a real browser - get firefox!! Recent changes RSS feed Valid XHTML 1.0